Loading...
Xerpihan Logo
EN
Education5 min read3 views

Apa itu Idiom? Pengertian Lengkap dan Contoh Idiom Bahasa Inggris & Indonesia

Pelajari secara mendalam apa itu idiom, pengertian menurut para ahli, serta ratusan contoh idiom bahasa Inggris dan Indonesia yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari.

A
Admin
Apa itu Idiom? Pengertian Lengkap dan Contoh Idiom Bahasa Inggris & Indonesia

Pendahuluan: Mengapa Bahasa Memerlukan Idiom?

Pernahkah Anda mendengar seseorang berkata bahwa ujiannya adalah 'sepotong kue' (a piece of cake), padahal dia sama sekali tidak sedang makan? Atau mungkin Anda sering mendengar istilah 'kambing hitam' dalam berita kriminal, padahal tidak ada hewan yang terlibat di sana? Selamat datang di dunia idiom, sebuah dimensi unik dalam bahasa di mana kata-kata tidak lagi berarti apa yang tertulis di kamus secara harfiah.

Idiom adalah bumbu rahasia yang membuat bahasa menjadi hidup, berwarna, dan penuh dengan nuansa budaya. Tanpa idiom, komunikasi manusia akan terasa sangat kaku, teknis, dan mungkin membosankan. Bagi para pembelajar bahasa, memahami apa itu idiom bukan sekadar menambah kosakata, melainkan kunci untuk memahami cara berpikir dan kebudayaan penutur aslinya. Dalam artikel ini, kita akan mengupas tuntas pengertian idiom, karakteristiknya, serta memberikan daftar lengkap contoh idiom dalam bahasa Inggris dan Indonesia.

A surreal digital illustration showing a man literally carrying a black goat on his back while standing in a courtroom, representing the Indonesian idiom 'kambing hitam', with floating English letters forming 'Idioms' in the background.
A surreal digital illustration showing a man literally carrying a black goat on his back while standing in a courtroom, representing the Indonesian idiom 'kambing hitam', with floating English letters forming 'Idioms' in the background.

Apa Itu Idiom? Pengertian Secara Mendalam

Definisi Secara Linguistik

Secara etimologis, kata 'idiom' berasal dari bahasa Yunani idios yang berarti 'khas', 'mandiri', atau 'khusus'. Dalam disiplin ilmu linguistik, pengertian idiom adalah satuan bahasa (baik berupa kata, frasa, maupun kalimat) yang maknanya tidak dapat diprediksi dari makna unsur-unsur pembentuknya. Artinya, jika Anda menggabungkan makna kata A dan kata B, hasilnya bukan 'A+B', melainkan sebuah makna baru 'C' yang sama sekali berbeda.

Kridalaksana (1993), seorang ahli linguistik terkemuka Indonesia, menyatakan bahwa idiom adalah konstruksi yang maknanya tidak sama dengan gabungan makna anggota-anggotanya. Sifat ini disebut sebagai non-compositionality. Hal inilah yang sering kali membuat mesin penerjemah konvensional gagal memberikan hasil yang akurat, karena mereka cenderung menerjemahkan kata demi kata tanpa memahami konteks budaya di baliknya.

Karakteristik Utama Idiom

Untuk memahami lebih jauh mengenai apa itu idiom, kita perlu mengenali ciri-ciri khas yang membedakannya dengan unit bahasa lainnya:

  • Makna Tidak Literal: Maknanya bersifat kiasan dan telah disepakati oleh komunitas pengguna bahasa tersebut.
  • Kebekuan Struktur (Fixity): Sebagian besar idiom memiliki struktur yang tetap. Anda tidak bisa mengubah 'buah bibir' menjadi 'sayur bibir' atau 'buah mulut' (dalam konteks tertentu) tanpa menghilangkan makna idiomatiknya.
  • Konteks Budaya: Idiom sering kali lahir dari sejarah, kebiasaan, atau pengamatan masyarakat terhadap lingkungan sekitarnya. Itulah sebabnya idiom di satu negara bisa sangat berbeda dengan negara lain meski merujuk pada situasi yang sama.

Perbedaan Idiom, Peribahasa, dan Majas

Banyak orang sering tertukar antara idiom, peribahasa (proverbs), dan majas (metaphors). Mari kita luruskan perbedaannya agar Anda tidak salah dalam penggunaannya:

1. Idiom (Ungkapan)

Idiom biasanya berbentuk frasa pendek yang sudah 'membeku' maknanya. Fokusnya adalah pada penggantian makna kata dasar. Contoh: 'Naik pitam' (marah).

2. Peribahasa

Peribahasa biasanya berbentuk kalimat lengkap yang berisi nasihat, prinsip hidup, atau aturan tingkah laku. Strukturnya cenderung lebih panjang dan filosofis. Contoh: 'Air beriak tanda tak dalam'.

3. Majas (Gaya Bahasa)

Majas adalah teknik penggunaan bahasa untuk menciptakan efek estetika atau perbandingan. Metapfora adalah bagian dari majas, namun tidak semua majas adalah idiom. Idiom adalah metafora yang sudah digunakan secara massal hingga menjadi standar dalam bahasa tersebut.

An infographic poster in a vintage library setting comparing 'Idioms' vs 'Proverbs', with clear visual examples like a raining cat and dog for idiom and a bird in hand for proverb.
An infographic poster in a vintage library setting comparing 'Idioms' vs 'Proverbs', with clear visual examples like a raining cat and dog for idiom and a bird in hand for proverb.

Contoh Idiom dalam Bahasa Indonesia dan Maknanya

Bahasa Indonesia sangat kaya akan ungkapan kiasan. Berikut adalah beberapa contoh idiom yang paling sering digunakan beserta penjelasan maknanya:

  • Kambing Hitam: Orang yang disalahkan atas kesalahan yang tidak dilakukannya.
  • Meja Hijau: Pengadilan.
  • Buah Bibir: Menjadi bahan pembicaraan orang banyak.
  • Tangan Kanan: Orang kepercayaan.
  • Kepala Dingin: Tenang atau sabar dalam menghadapi masalah.
  • Banting Tulang: Bekerja sangat keras.
  • Gulung Tikar: Bangkrut.
  • Panjang Tangan: Suka mencuri.
  • Rendah Hati: Tidak sombong.
  • Makan Garam: Sudah banyak pengalaman hidup.

Contoh Idiom dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Dalam bahasa Inggris, idiom sering kali menggunakan kata kerja yang dikombinasikan dengan preposisi (phrasal verbs) atau referensi ke benda sehari-hari. Mempelajari contoh idiom bahasa Inggris akan membuat Anda terdengar lebih seperti penutur asli (native speaker).

  • A Piece of Cake: Sesuatu yang sangat mudah dilakukan.
  • Under the Weather: Merasa kurang sehat atau sakit ringan.
  • Break a Leg: Ungkapan untuk menyemangati seseorang agar sukses (biasanya sebelum pertunjukan).
  • Bite the Bullet: Menghadapi situasi yang sulit atau tidak menyenangkan dengan keberanian.
  • Call it a Day: Berhenti melakukan sesuatu karena merasa sudah cukup untuk hari itu.
  • Spill the Beans: Membocorkan rahasia.
  • The Elephant in the Room: Masalah besar yang jelas terlihat tetapi semua orang pura-pura tidak tahu atau menghindar untuk membahasnya.
  • Once in a Blue Moon: Kejadian yang sangat jarang terjadi.
  • Beat Around the Bush: Bertele-tele dan tidak langsung ke poin pembicaraan.
  • Cutting Corners: Melakukan sesuatu dengan cara termudah atau termurah tetapi mengabaikan kualitas atau aturan.

Tantangan Menerjemahkan Idiom di Era AI

Di era teknologi sekarang, peran Kecerdasan Buatan (AI) seperti ChatGPT atau layanan terjemahan Xerpihan menjadi sangat krusial. Tantangan terbesar dalam menerjemahkan idiom adalah menghindari terjemahan harfiah. Jika sebuah AI menerjemahkan 'Kick the bucket' menjadi 'Menendang ember', maka pesan aslinya (yaitu 'Meninggal dunia') akan hilang.

Untungnya, teknologi AI modern seperti Neural Machine Translation (NMT) kini sudah dilatih dengan miliaran data konteks. AI masa kini tidak hanya melihat kata per kata, tetapi melihat seluruh kalimat dan paragraf untuk menentukan apakah sebuah frasa harus diartikan secara literal atau idiomatik. Ini adalah lompatan besar bagi layanan bahasa digital yang memungkinkan komunikasi lintas budaya menjadi lebih lancar tanpa kehilangan esensi emosionalnya.

A futuristic depiction of an AI brain processing a complex web of cultural symbols and text from different languages, showing the transformation of a literal phrase into a contextual idiom.
A futuristic depiction of an AI brain processing a complex web of cultural symbols and text from different languages, showing the transformation of a literal phrase into a contextual idiom.

Tips Efektif Belajar dan Menggunakan Idiom

Mempelajari idiom membutuhkan pendekatan yang berbeda dari sekadar menghafal rumus tata bahasa. Berikut adalah langkah-langkah yang bisa Anda ikuti:

  1. Pahami Konteks, Bukan Kata: Jangan pernah mencoba mengartikan idiom kata demi kata. Saat menemukan frasa aneh, lihatlah situasi di mana frasa itu diucapkan.
  2. Gunakan Media Populer: Tonton film, dengarkan lagu, atau baca komik dalam bahasa target. Idiom paling banyak ditemukan dalam komunikasi santai dan hiburan.
  3. Catat dan Kelompokkan: Buatlah buku saku atau catatan di ponsel. Kelompokkan idiom berdasarkan tema, misalnya 'idiom tentang warna', 'idiom tentang bagian tubuh', atau 'idiom tentang hewan'.
  4. Praktikkan Langsung: Cobalah menyelipkan satu atau dua idiom saat Anda berlatih berbicara atau menulis. Jangan takut salah, karena penutur asli biasanya akan menghargai usaha Anda dalam mencoba gaya bahasa mereka.

Kesimpulan

Memahami apa itu idiom adalah langkah besar menuju kefasihan berbahasa yang sesungguhnya. Baik dalam bahasa Indonesia maupun bahasa Inggris, idiom memberikan kedalaman makna yang tidak bisa dicapai oleh kata-kata biasa. Dengan mengenal berbagai contoh idiom dan pengertiannya, Anda kini memiliki alat yang lebih kuat untuk berkomunikasi secara lebih ekspresif dan natural.

Teruslah bereksplorasi dengan kata-kata, karena bahasa adalah organisme hidup yang terus berkembang. Di Xerpihan, kami percaya bahwa teknologi dan pemahaman bahasa harus berjalan beriringan untuk menciptakan dunia tanpa batas komunikasi. Mari mulai gunakan idiom dalam percakapan Anda hari ini, dan rasakan perbedaannya!