Loading...
Xerpihan Logo
EN
Education6 min read4 views

Cara Publikasi Jurnal Nasional Gratis: Panduan Lengkap dan Strategi Tembus SINTA Tanpa Biaya

Ingin mempublikasikan karya ilmiah tanpa biaya? Simak panduan mendalam mengenai cara publikasi jurnal nasional gratis, mulai dari pencarian di portal SINTA hingga tips agar naskah Anda diterima oleh editor.

A
Admin
Cara Publikasi Jurnal Nasional Gratis: Panduan Lengkap dan Strategi Tembus SINTA Tanpa Biaya

Pendahuluan: Tantangan dan Pentingnya Publikasi Ilmiah

Dalam dunia akademik, publikasi jurnal adalah 'mata uang' yang sangat berharga. Baik Anda seorang mahasiswa yang sedang mengejar syarat kelulusan, seorang dosen yang membutuhkan angka kredit (KUM) untuk kenaikan jabatan fungsional, atau seorang peneliti yang ingin menyebarluaskan temuan riset, publikasi adalah jalur utama yang harus ditempuh. Namun, seringkali muncul persepsi bahwa menerbitkan artikel ilmiah itu mahal. Banyak jurnal nasional yang mengenakan biaya pemrosesan artikel atau yang dikenal sebagai Article Processing Charge (APC) dengan nominal yang tidak sedikit, mulai dari ratusan ribu hingga jutaan rupiah.

Kabar baiknya, publikasi jurnal gratis bukanlah hal yang mustahil. Masih banyak institusi perguruan tinggi dan lembaga penelitian di Indonesia yang mengelola jurnal berkualitas tanpa memungut biaya sepeser pun dari penulis. Artikel ini akan mengupas secara tuntas mengenai cara publikasi jurnal nasional gratis, strategi menemukannya, serta langkah-langkah teknis agar naskah Anda lolos dari meja editor hingga terbit secara resmi.

Memahami Sistem Akreditasi Jurnal Nasional (SINTA)

Sebelum melangkah lebih jauh, Anda perlu memahami ekosistem jurnal di Indonesia yang diatur melalui SINTA (Science and Technology Index). SINTA adalah platform yang dikelola oleh Kemendikbudristek untuk mengindeks serta memetakan kinerja riset di Indonesia. Jurnal-jurnal di Indonesia dikategorikan ke dalam enam peringkat, yaitu SINTA 1 hingga SINTA 6.

  • SINTA 1 & 2: Merupakan peringkat tertinggi yang biasanya juga terindeks secara internasional di basis data bereputasi seperti Scopus atau Web of Science.
  • SINTA 3 & 4: Jurnal dengan kualitas menengah yang memiliki tata kelola manajemen dan substansi yang solid.
  • SINTA 5 & 6: Biasanya diisi oleh jurnal-jurnal baru atau jurnal lokal yang sedang berkembang menuju standarisasi yang lebih ketat.

Meskipun peringkat SINTA 1 dan 2 sering kali berbayar karena biaya operasional yang tinggi, banyak pula jurnal di kategori ini yang disubsidi penuh oleh universitas sehingga penulis tidak perlu membayar. Kunci utamanya adalah ketelitian dalam mencari informasi.

A professional graphic showing the SINTA ranking system from S1 to S6 with a clean, academic blue and white theme, illustrating the hierarchy of Indonesian national journals.
A professional graphic showing the SINTA ranking system from S1 to S6 with a clean, academic blue and white theme, illustrating the hierarchy of Indonesian national journals.

Mengapa Ada Jurnal yang Gratis?

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana sebuah jurnal bisa bertahan tanpa memungut biaya dari penulis? Sebagian besar jurnal yang menawarkan publikasi jurnal gratis biasanya bernaung di bawah fakultas atau pusat studi di universitas negeri maupun swasta yang memiliki anggaran internal untuk publikasi. Selain itu, ada pula model bisnis Diamond Open Access, di mana pengelola jurnal mendapatkan hibah atau dukungan pemerintah untuk menutupi biaya operasional seperti biaya server, pendaftaran DOI (Digital Object Identifier), dan honorarium reviewer.

Jurnal-jurnal pemerintah seperti yang dikelola oleh BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) atau kementerian tertentu juga cenderung memberikan layanan publikasi tanpa biaya sebagai bagian dari pelayanan publik untuk kemajuan ilmu pengetahuan nasional.

Langkah-langkah Mencari Jurnal Nasional Gratis di Portal SINTA

Strategi paling efektif untuk menemukan tempat publikasi jurnal yang tidak berbayar adalah dengan memanfaatkan portal resmi SINTA. Berikut adalah panduan teknisnya:

1. Akses Portal SINTA

Buka peramban Anda dan kunjungi laman sinta.kemdikbud.go.id. Ini adalah titik awal bagi setiap akademisi Indonesia untuk memetakan jurnal tujuan.

2. Masuk ke Menu Sources

Pada bilah navigasi atas, pilih menu 'Sources' kemudian klik 'Journals'. Anda akan melihat ribuan daftar jurnal yang ada di Indonesia.

3. Gunakan Filter Pencarian

Anda bisa mencari jurnal berdasarkan bidang ilmu (Subject Area) seperti Education, Engineering, Social Sciences, dan lain-lain. Jika Anda ingin mencari peringkat tertentu, klik tombol 'Filter' dan pilih SINTA 1, 2, atau peringkat lainnya sesuai keinginan Anda.

4. Verifikasi di Website Jurnal

Setelah menemukan jurnal yang relevan, klik nama jurnal tersebut untuk diarahkan ke profil SINTA-nya. Namun, informasi biaya biasanya tidak tertera di SINTA. Anda harus mengklik link 'Website' untuk menuju laman asli jurnal tersebut. Cari menu bertajuk 'Author Fees', 'Publication Fees', atau 'APC'. Jika tertulis 'Rp. 0' atau 'This journal does not charge any author fees', maka Anda telah menemukan jurnal yang gratis.

A digital interface mockup showing the SINTA website search filter, focusing on the category Selection and the link to an academic journal's homepage, clean and educational style.
A digital interface mockup showing the SINTA website search filter, focusing on the category Selection and the link to an academic journal's homepage, clean and educational style.

Persiapan Manuskrip: Kunci Utama Tembus Jurnal Gratis

Harus diakui bahwa jurnal yang gratis sering kali memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi dan proses review yang lebih ketat. Oleh karena itu, persiapan naskah adalah segalanya. Berikut adalah elemen yang harus Anda perhatikan:

  • Kesesuaian Template: Setiap jurnal memiliki gaya selingkung (style) yang unik. Mengabaikan template jurnal adalah cara tercepat untuk mendapatkan penolakan (reject) di tahap awal oleh editor.
  • Struktur IMRaD: Pastikan naskah Anda mengikuti struktur standar karya ilmiah: Introduction (Pendahuluan), Methods (Metode), Results (Hasil), and Discussion (Pembahasan).
  • Originalitas dan Plagiarisme: Gunakan alat seperti Turnitin untuk memastikan tingkat kemiripan (similarity index) naskah Anda di bawah ambang batas yang ditentukan (biasanya 20-25%).
  • Referensi Terkini: Gunakan rujukan dari 5-10 tahun terakhir dan pastikan Anda menggunakan aplikasi manajemen referensi seperti Mendeley atau Zotero agar format sitasi konsisten.

Proses Submit Melalui Open Journal System (OJS)

Hampir seluruh jurnal nasional di Indonesia menggunakan platform Open Journal System (OJS). Memahami cara publikasi jurnal melalui OJS akan sangat memudahkan Anda. Prosesnya secara umum terdiri dari lima langkah:

  1. Registration: Membuat akun di website jurnal sebagai 'Author'. Isi profil Anda secara lengkap termasuk afiliasi dan email institusi jika ada.
  2. Submission: Memilih menu 'New Submission'. Di sini Anda akan mengunggah file naskah (biasanya dalam format .doc atau .docx).
  3. Metadata: Mengisi judul, abstrak, kata kunci, dan daftar penulis. Pastikan metadata yang diinput di sistem sama persis dengan yang ada di naskah.
  4. Upload Supplementary Files: Mengunggah file pendukung jika diperlukan, seperti formulir pernyataan keaslian naskah atau instrumen penelitian.
  5. Confirmation: Mengklik tombol submit akhir dan memantau status naskah Anda secara berkala di dashboard akun OJS.
A workflow illustration of an academic paper going through OJS, starting from submission, passing through double-blind peer review, and ending at online publication, minimal and modern flat design.
A workflow illustration of an academic paper going through OJS, starting from submission, passing through double-blind peer review, and ending at online publication, minimal and modern flat design.

Menghadapi Proses Review: Sabar dan Profesional

Setelah submit, naskah Anda akan melewati tahap Screening Editor. Jika naskah dianggap layak secara format dan lingkup (scope), naskah akan dikirim ke reviewer melalui proses Double-Blind Peer Review. Anda mungkin akan menerima keputusan berupa:

  • Accepted: Diterima tanpa revisi (sangat jarang terjadi).
  • Minor Revision: Perbaikan kecil pada tata bahasa atau penambahan referensi.
  • Major Revision: Perbaikan mendasar pada metode atau analisis data.
  • Rejected: Naskah ditolak karena tidak sesuai standar jurnal.

Jika diminta melakukan revisi, lakukanlah dengan segera dan profesional. Sertakan dokumen 'Response to Reviewers' yang menjelaskan poin-poin apa saja yang telah Anda perbaiki sesuai saran mitra bestari.

Pemanfaatan AI dalam Mendukung Publikasi Jurnal

Di era teknologi saat ini, Anda dapat memanfaatkan kecerdasan buatan (AI) untuk meningkatkan kualitas naskah sebelum dikirim ke jurnal. AI dapat membantu dalam proses:

  • Parafrase: Menghindari plagiarisme dengan mengubah struktur kalimat tanpa menghilangkan makna.
  • Grammar Check: Memperbaiki tata bahasa jika Anda menulis dalam bahasa Inggris (untuk jurnal SINTA 1 atau 2).
  • Ringkasan Abstrak: Membantu merumuskan abstrak yang padat dan informatif dari keseluruhan isi naskah.

Namun, perlu diingat bahwa penggunaan AI harus tetap etis. AI adalah asisten, bukan pengganti penulis. Pastikan seluruh ide dan data tetap berasal dari riset orisinal Anda.

Kesimpulan

Melakukan publikasi jurnal gratis di tingkat nasional membutuhkan kombinasi antara ketelitian dalam mencari informasi di portal SINTA, kedisiplinan dalam mengikuti pedoman penulisan, serta kesabaran dalam mengikuti alur review. Dengan memahami bahwa biaya bukanlah penghalang utama, diharapkan lebih banyak akademisi dan peneliti Indonesia yang bersemangat untuk berkontribusi dalam kemajuan ilmu pengetahuan.

Mulailah riset Anda sekarang, temukan jurnal yang tepat, dan pastikan karya ilmiah Anda memberikan dampak bagi masyarakat luas. Selamat menulis dan sukses menembus jurnal impian Anda!